Seminggu sudah saya menyelesaikan serial ketiga dari Comoran Strike, Career of Evil. Diterjemahkan ke bahasa Indonesia dengan judul Titian Kejahatan. Saya belum memulai membaca buku lagi karena benar-benar sangat ingin menulis kesan saya tentang buku ketiga dari Robert Galbraith ini. Strike tidaklah sepandai Holmes dalam mendeduksi petunjuk. Ia tidak pula sesempurna Poirot dalam memecahkan kasus. Namun yang pasti ia masuk dalam jajaran detektif fiktif dari Inggris yang mampu membuatmu betah membaca berlama-lama kisahnya. Rela menghabiskan beberapa lembar uang seratus ribu hanya untuk mengoleksi bukunya. Dan itu semua sebanding. Strike adalah detektif swasta yang pincang. Tak punya uang. Tinggal di kantornya. Berbadan besar dan menyedihkan. Ia tidak mau mengakui bahwa ia menyukai Robin Ellacott. Bahkan pada dirinya sendiri. Di buku ketiga ini, ia harus mendapat kiriman tungkai perempuan yang di potong. Paket itu dialamatkan kepada Robin. Namun, ia menganggap bahwa tu...
Enormous World in My Mind