Skip to main content

waahhh aku senang, teman-teman nge-blog semua

terima kasih buat dra9ons atau spices atau bumbu dapur atau naga atau apalah yang selalu kusebut sebagai patahan imaji. aku tak pernah menyangka teras imaji yang telah kubangun hampir dua tahun ini memberi inspirasi bagi kalian.

dulunya, kupikir blog ini hanyalah konsumsi pribadiku sendiri. tak ada orang yag mau singgah sekedar melihat sekilas atau salah alamat. tapi ternyata kalian membuatku terharu. aku tak menyangka berenang itu menjadi isu global di antara kita....(hehehehehe)

semangat teman2.mari kita gerakkan fenomena citizen journalism. mari kita tumbuh kembangkan budaya menulis. mari berblog. kabarkan cerita kalian hari ini.kabarkan pada dunia bahwa kita pun punya kisah tentang dunia. tak hanya dunia yang perlu kita simak. duniapun perlu menyimak kita.

ini daftar alamat teman-temanku yang udah nge-blog :
1. ema (roemahjiwa.blogspot.com)
2.darma(singikuzarathustra.blogspot.com)
3.echy (elektrakid.blogdrive.com)
4. santy (cintasangmustafa.wordpress.com)
5. were (lunaphilosopie.wordpress.com)
6.mbak wuri ( helloeuwee.wordpress.com)
7.azmi...(blum bikin)
8. icha...(blum juga )
9.k rahe (telagasafar.blogspot.com)
10. k patang (patag83.blogspot.com)
11....
12......

silakan berkunjung.bagi teman-teman yanglaamt blognya belum ada di daftar silakan publikasikan sendiri.atau koenlah ke shout box-ku. kan kukunjungi blog anda.
selamat nge blog....selamat menulis

Comments

  1. Anonymous4/15/2008

    ka'... knp namaq gak masuk dalam daftar???
    padahal kn mw bgt...

    oia...gmn tulisanq ka'...
    ga nyambung ya...???

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Review #1 Trilogi Jendela-Jendela, Pintu, dan Atap

Akhirnya saya menamatkan trilogi Jendela, Pintu, dan Atap karya Fira Basuki. Membaca buku ini terbilang cukup telat mengingat buku ini ditulis pada tahun 2001 dan sudah mengalami 10 kali cetak ulang.  Untuk pertama, saya ingin mereview buku Jendela-Jendela.Review berikutnya akan ditulis terpisah. Nah, sebelumnya saya bukanlah pembaca Fira Basuki. Sejauh ini saya hanya membaca buku Astral Astria dan Biru karyanya. Dua buku yang ditulis kemudian setelah menuliskan trilogi ini.  Jendela-jendela bercerita tentang seorang perempuan bernama June yang mengalami cukup banyak perubahan dalam hidupnya. Mulai dari kuliah di Amerika, menjadi editor majalah Cantik di Indonesia, kemudian menikah dan pindah ke Singapura. Menepati rumah susun sederhana dan menjadi ibu rumah tangga. Ceritanya mirip-mirip hidup saya pas bagian ibu rumah tangga. Hahaha.  Transisi hidup yang cukup glamor saat kuliah di Amerika dengan tanggungan orang tua serta limpahan hadiah mahal dari pacarnya ke kehidupan...

Hilang ..(Lagi)

Aku tak menemuinya lagi di dapur belakang.Entah di mana lagi dia kini. Mungkin di bawa seseorang tanpa permisi (lagi). Yah,ini kedua kalinya barang-barangku hilang.Kali ini aku tak yakin kapan hilangnya. Telah lama aku tak menggunakannya.aku lebih memilih untuk makanan di luar. Mungkin ini juga aksi protesnya karena tak pernah di pakai. Ya…seperti yang selalu mama bilang “mungkin ada seseorang di luar sana yang lebih membutuhkannya” Kali ini tak usah bilang pada Etta. Biarlah aku menggantinya sendiri. Nanti,ketika aku tak lagi tinggal di pondok safar…

Norwegian Wood

Cukup melelahkan membaca Norwegian Wood karya Haruki Murakami. Buku yang telah kulihat wujudnya sejak tahun 2004 baru aku baca di tahun 2013. Saya tidak terlalu akrab dengan karya-karya Haruki Murakami. Buku Norwegian Wood ini adalah karyanya yang pertama saya baca.  Mengapa saya berkata buku ini cukup melelahkan? Karena buku ini bercerita tentang kematian dan sangkut pautnya dengan orang-orang yang ditinggalkan. Bukan kematian yang disebabkan sakit atau tua. Tapi kematian orang-orang muda yang memilih bunuh diri.  Bersetting tahun 1970an di Jepang, sang tokoh utama, Watanabe menceritakan kembali kisahnya. Ia bertemu kembali kekasih almarhum temannya yang memilih mati bunuh diri di usia 17 tahun. Sekalipun tidak akrab mereka selalu bersama. Berkeliling mengitari Tokyo tanpa tujuan. Hingga sang perempuan, Naoko masuk panti rehabilitasi gangguan jiwa. Ia lantas bertemu Midori, perempuan nyentrik yang selalu berkata seenak dia. Perempuan yang selalu jujur mengatakan apapun yang i...