Ramadan telah tiba. Usia Ara sudah 5 tahun. Teman-teman sebaya sudah mulai belajar puasa. Di sekolah pun ibu guru sudah menjelaskan padanya bahwa puasa adalah tidak makan dan tidak minum. Menurut Ara tiap kali ia tidak makan dan tidak minum, ia menganggap dirinya puasa. Juga ketika ia tertidur malam hari hingga terbangun keesokan harinya. Ayahnya berusaha menjelaskan bahwa puasa adalah menahan lapar dan haus dari adzan subuh hingga adzan magrib. Mengapa harus puasa?, tanyanya. Supaya kamu bisa bersyukur, jawabku. Kamu bisa merasakan bagaimana rasanya orang-orang yang tidak bisa makan tiga kali sehari, jawabku lagi. Bersyukur itu apa?, tanyanya. Bersyukur adalah berucap terima kasih pada Tuhan untuk segala yang dia berikan. Mainan, makanan, dan keinginan-keinginan yang terkabulkan, kataku. Kalo puasa, nanti Ara lapar dong, katanya. Iya, kamu akan lapar, jawabku. Kalo Ara lapar, terus Ara mau makan, gimana dong, tanyanya. Ya, sabar. Tunggu sampai waktu berbuka, jawabku. Ti...
Enormous World in My Mind