Tiap kali sehabis mengendongmu kemudian gantian ngelonin Kakak Ara, saya seakan menyaksikan tahun-tahun mendatang kala kamu bertumbuh besar. Tidak hanya itu rasa-rasanya saya pun kembali ke masa lalu ketika kakakmu sekecil dirimu. Kakakmu kini berusia lima tahun. Sedang senang-senangnya bermain. Keras kepala. Egois dan penuh perintah. Tak jarang saya harus berbicara sedikit lebih keras kepadanya untuk membuatnya paham apa boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dia lakukan. Namun, tak jarang ia membantah, melawan, dan berujung pada tangisan. Pikiranku melayang padamu yang sedang tetidur pulas. Hanya persoalan waktu, lenganmu yang kenyal bertumbuh menjadi kuat. Kakimu yang suka menendang akan kokoh menopangmu berlari. Jemarimu yang hanya bisa membentuk batu pada permainan gunting, batu, kertas bersama Ara akan mampu mengenggam dan mengeksplor benda yang memicu rasa ingin tahumu. Kala itu tiba, saya tidak lagi mengendong dalam buaianku. Kaki-kakiku akan mulai pegal meng...
Enormous World in My Mind